BLANTERORBITv102

    Poin Pentingnya Sosial Media

    Rabu, 28 November 2018


     Coba yuk kita list ada berapa banyak keuntungan yang bisa kita peroleh dari media sosial.
    "Memaksimalkan media sosial sebagai support promosi karya."
      Sebagus apapun karya tidak akan ada yang tahu jika tanpa promosi. Sepi-sepi saja euy.
    Kalo di share ke Pinterest viewernya dari luar negri juga

      Blogger juga harus aktif dalam bersosmed, karena dari situlah nantinya karya-karya kita bisa dikenal banyak orang. Alasan pertamanya adalah banyak sekali pengguna sosmed. Dari sosmed kita bisa lebih mudah menjaring pertemanan atau menambah follower.

    "Bijaklah dalam bersosmed, hehe.."
     Salah satunya adalah dengan mempromosikan hasil karya. Karena untuk mendapatkan penghasilan dari blog jumlah viewernya harus tercapai, ramai pengunjung. Logikanya kalau blog sepi bagaimana orang akan memberikan kita kepercayaan untuk memasang iklan di blog kita. Ya kaaaan....(ala inceees syahrini)

      Terkadang suka gatel ya ketika liat postingan yang provokasi. Ingin juga repost n shared. Tapi perlu diingat dijaman sedikit-sedikit berita hoaks ini, kita harus lebih selektif mana yang benar dan mana yang hanya sebagai pengeruh suasana.

      Karena kalau kita asal shared saja bisa jadi kena blokir deh akun sosmed kita. Yang lebih parahnya adalah mendekam dibalik jeruji penjara sebagai imbalannya. Seperti yang masih bergulir perkaranya dan sangat viral yaitu sdra RS.

      "Sosial Media juga bisa dipergunakan untuk personal branding."
      Nah kalau yang ini ilmunya biasanya diperoleh saat training marketing via media sosial. Jadi kalau cuma nginjek t**i ayam tidak perlulah kita meluangkan waktu mengumpat di sosmed melampiaskan kemarahan kita. Padahal dengan membasuh sandal atau kaki semua itu teratasi.

      Kalau sering mengumbar kekesalan di media sosial itu bukan membuat orang simpati melainkan merusak citra. Ga cuma caleg ya yang pencitraan. Kalo sampe materi personal branding ini, disamping saya manggut-manggut mengiyakan, juga berbisik lirih udah kaya pejabat musti pencitraan.

      Kalau dalam islam juga dianjurkan sih sebenarnya, mengekang hawa nafsu dan menutup aib, baik diri sendiri maupun saudaranya. Baik itu tidak dengan menjelekkan orang lain tapi dengan terus memperbaiki diri. Mending istighfar ketimbang sewot dan membuat banyak orang tidak nyaman. Apalagi saling menyindir, udah kaya bocah ingusan.

    Media sosial adalah sarana tercepat memperoleh berita atau ilmu

      Makannya suka rindu sekali sama sosmed itu ya gini. Banyak manfaatnya terutama yang low ilmu low budget macam saya. Kalau ga rajin baca info dari sosmed bisa ketinggalan info. Contohnya challenge ini. Sehari gak buka sosmed sudah tertinggal hehe...harus merapel, demi belajar teratur menulis.

      Bagi saya sosmed itu tempat terindah buat belajar, memperdalam ilmu apapun yang saya butuhkan. Karena di setiap sosmed sudah pasti ada komunitas-komunitas yang mendukung possion masing-masing individu. Yuk maksimalkan sosmed mu.

      Salam literasi, sampai bertemu lagi ya dipostingan selanjutnya.

    Author

    Sukma (lantanaungu.com)

    Lantana Ungu adalah seorang Ibu dengan dua orang putri, menyukai dunia literasi dan berkebun. Memiliki 11 karya antologi dan sedang ikut serta dalam beberapa proyek buku antologi. Sangat tertarik dengan dunia parenting, terutama parenting Islami. Email: sukmameganingrum@gmail.com

    1. Mantab jiwa blog ini..keren abis

      BalasHapus
      Balasan
      1. Makasih emak...udah berkunjung dan meninggalkan jejak. Love u

        Hapus
    2. Bisa dicontoh nih... Tp sayangnya aku gak bisa
      ... Keereeen...

      BalasHapus
      Balasan
      1. Bisa aja asal terus menerus blog walking. Jadi kita punya banyak perbendaharaan kata dan tetap dengan gaya kita.

        Hapus