Rabu, 08 Desember 2021

,

Kelas Blogger BRT Network, Terlalu Nganu untuk Dilupakan

Kelas Blogger BRT Network

"Tidak ada japri Admin dan Coach. Semua diskusi dilakukan di grup. Kejujuran dan amanah penting. Ketahuan kick!" Ruang kelas blogger BRT Network.

Sebuah sambutan yang kelewat ramah kudapatkan ketika pertama kali menjejak di sebuah grup berisi sembilan puluhan orang.

Belum lagi pertama chat yang kubaca, "bagi yang tidak isi list di atas artinya nggak niat ikut kelas ya, akan dikeluarkan dari grup." Detik pertama bergabung dalam tiga menit menjelang grup di-revoke, aura genting tercipta.

"Kaget? tentu kaget.

"Panik? Nggak lah, justru kelas seperti ini cocok untukku. Seperti mengulang masa-masa ketika hendak menjadi bantara waktu pramuka dahulu. Menguji seberapa teguhnya niat, dengan begini akan melahirkan kegigihan dan juga fokus terhadap kelas."

Hal ini memberi sedikit gambaran bahwa kelas ini bukan ajang main-main, meski gratis kita tidak bisa menganggapnya remeh. Ada hal istimewa dari para Coach yang membuat pemelajar (murid) akan bersungguh-sungguh mengerjakan tugas. Aroma leadership yang matang semerbak di sini.

Kelas Blogger BRT Network

Aku ini termasuk pemula dalam ranah blogger, banyak hal yang belum kuketahui mengenai seluk-beluk blog. Aku ingin sekali belajar SEO sejak tahun 2020, tetapi aku nggak tahu di mana bisa menemukan kelas yang kumaksud.

Pernah suatu ketika aku ikut kelas blog berbayar, kupikir akan belajar SEO, soalnya ada di flyer-nya keterangan tentang SEO. Ternyata zonk, hanya belajar pembuatan blog hingga posting blogpost.

 
Beruntung kali ini ada Mbak Dyah yang memberitahuku tentang kelas blogger BRT ini. Tanpa banyak tanya aku mengiyakan saja, sudah sangat penasaran dengan pembelajaran SEO ini.

Kelas ini benar-benar belajar tentang SEO saja. Aku sepertinya bukan cuma menyiapkan gelas kosong tetapi tangki kosong biar ilmunya nggak mluber.

Menurut Kak Novia Andriani yang ternyata ini adalah kelas kedua baginya, tetapi saat pertama ia memilih mundur.

Kelas BRT ini membuatnya lebih semangat untuk ngeblog karena aturan kelasnya tegas dan para coach membantu dengan detail, teman-teman yang sudah paham juga mau saling membantu, imbuhnya.

Kak Novia merasa deg-degan sebab blog yang didaftarkan tidak bisa diakses. Tentu tantangan yang dihadapi Kak Novia dalam kelas kali ini lebih menguras emosi iya 'kan? Ia bercerita tentang  Kelas Blogger BRT Network Mbak Novia kali ini.

Materinya Sangat Nganu, Makin Gagal Makin Penasaran

Selama ini aku belajar ngoprek blog dari membaca, membaca keluhan teman lain di grup blogwalking, yang mengusik kekepoanku. Sehingga aku menghabiskan berjam-jam searching internet, menggunakan keyword tersebut. Aku berhasil memasang sitemap, GSC, GA, Alexa dengan meramban.

Pertama yang dikerjakan adalah melakukan pengecekan apakah blog milikku sudah redirect HTTPS dengan melakukan cek URL di website ssllabs.com, alhamdulillah hasilnya server ready, dengan grade B.

Bagi yang belum, ada materi yang harus dikerjakan. Kejutan selanjutnya adalah pengecekan meta SEO. Ini adalah bagian yang menguras energi.

Memecahkan kode yang disamarkan oleh pihak pembuat themes premiumku. Aku beberapa kali melihat tampilan common serta opengraph milik Mbak Monica Anggen yang terlihat rapi sebagai panutanku dalam merapikan meta SEO milikku.
Kelas Blogger BRT Network


Benar-benar memutar otak, saat kukeluhkan bahwa semua kode yang Coach arahkan untuk kuubah tak kutemukan satu pun. Malam itu aku terpaksa tidur meski belum selesai, sebelum bau gosong tercium sebab rambutku terpanggang oleh panasnya tempurung kepalaku.

"Sebenarnya hari itu aku memang sedang sakit, badanku demam, kepalaku pusing. Tenggorokanku seperti menyempit, beberapa kali aku hendak muntah karena hidungku mampet dan tenggorokanku seperti kehilangan akses untuk mengambil udara dari mulut. Aku mengunyah bawang putih dan meminum air garam hangat. Ketika sakit biasanya aku akan mudah mengantuk tetapi ini tidak, kode-kode html seolah mengganjal syaraf kantukku."

Waktu terus bergulir menuju tahap eliminasi pertama, aku masih belum menemukan cara yang pas. Jawaban dari pembuat templat milikku juga kurang membantuku, ia menyampaikan kalau tidak bisa membantu jika untuk modifikasi templat. Fix, ini mesti memutar otak!

Paginya aku melupakan tentang PR dari grup ini, aku hanya mengingat deadline untuk tereliminasi saja. Aku berkutat dengan kehidupan Emak dengan dua anak yang kebetulan belajar di rumah.

Sambil sesekali berbisik, "Ya Allah, terima kasih sudah menciptakan perjodohan antara aku dengan kelas BRT ini, mudahkan ya Rabb."

image

Berbekal keyakinan memiliki backup template, aku mulai bergerilya. Aku menghapus semua kode mulai bagian common hingga mobile. Menggantinya dengan kode yang ada pada view source, sebab meski aku menyusuri mesin telusur aku tak bisa menemukan petunjuk kode.

Meski aku menggunakan keyword 'cara mengetahui kode html yang disembunyikan oleh pembuat tema'. Hanya kode head dan body saja yang diberitahukan dalam beberapa situs yang kubaca.

Alhamdulillah berhasil, meski pada awalnya aku tak sengaja menghapus bagian deskripsi. Ceklis yang telah kububuhkan bertengger, sebab aku benar-benar telah menyelesaikan tugas kedua sebelum waktu habis. Entah ada berapa banyak yang berguguran pada tahap pertama ini.

Bisa dibayangkan dong ya bagaimana sibuknya chatting-an grup ini. Banyak sekali permasalahan yang berbeda, informasi penting akan cepat berlalu jika tidak segera dicatat.

Antara wordpress dan blogspot saling berpacu. Kasusnya berbeda-beda, aku hanya bisa membayangkan plug in itu seperti apa, apakah serunyam kode html. Berseliweran juga info tentang CSS, membuat otak semakin memanas.

Pada tugas ini aku bisa menarik kesimpulan, bahwa adanya Coach sangat membantu. Mereka sungguh-sungguh hadir mengarahkan.

Bagiku mereka memberi pasokan keberanian untuk mencoba. Memberi jaminan tak perlu takut salah, jangan dipikir aku mulus-mulus saja dalam mencoba hapus kode, beberapa kali ada warning jika perubahan tidak bisa disimpan.

Tinggal kuulang lagi hingga bisa disimpan, periksa benar dan tidaknya, kemudian lapor. Apa jadinya jika tak ada Coach yang mengarahkan. Jawabannya, tentu tak ada keberanian untuk memulai.
"Mumpung ada yang bisa ditanya, gaaaasss!"

 Hal-hal yang Perlu Diperhatikan Dalam Edit HTML

Tentu pemula sepertiku tidak lantas bisa membaca maksud dari kode-kode tersebut, ternyata ada beberapa hal yang harus kucatat dalam bukuku.

1. Cadangkan dahulu templat kesayanganmu sebelum diedit.
Kelas Gratis BRT Network

2. Klik EDIT HTML untuk Memulai

Sebelum aku menghapus atau mengganti dengan kode yang baru, aku menyalin kode tersebut dalam satu file word. Hal ini memudahkanku ketika perubahan yang kulakukan ternyata keliru. Aku bisa dengan mudah mengulanginya, tanpa harus merasa cemas berlebihan.Kelas Gratis BRT Network

3. Mulai Mencari Kode yang Dituju

Sesuai arahan dari coach untuk mengatasi problem dalam blog, kita diminta untuk mencari kode yang nantinya harus diganti atau dihapus. Agar lebih mudah klik krusor pada baris html, lalu klik CTRL+F secara bersamaan. Masukkan kode pda kolom yang tersedia, kemudian tekan enter.

Kelas Blogger BRT Network

4. Salin Kode yang Akan Kamu HapusBelajar bareng BRT network

Kesan Tentang Kelas BRT Network

Sejauh ini aku merasa klik sih dengan kelas ini. materinya cepat, sesuai dengan tipeku yang mudah bosan. Jika kelasnya lambat maka aku akan kehilangan ghiroh untuk belajar.

Pernah beberapa waktu lalu aku mengikuti kelas layout buku, waktu itu pakai adobe in design, berbayar nih. Aku kehilangan mood di awal kelas, gara-gara materi yang diberikan jedanya terlalu lama.

Jadi ketika aku mulai praktik, maunya semua materi sudah ada. Meski nanti trial and error, tetapi kalau aku berhasil, aku lebih senang melangkah pada step selanjutnya bukan menunggu materi. Gara-gara itu, sampai sekarang materi itu nangkring saja nggak kusentuh sama sekali.


Nah, kalau di kelas ini menyenangkan, sebab ketika sudah selesai, aku nggak menunggu materi dengan jeda yang lama. Materi terus mberudul dari masing-masing coach. Ada Mas PeWe, Mas Priyo, Mas Zen, Mbak Marita, Mbak Ge, dan Mbak Monica.

Mereka seolah tahu banget dengan model belajarku. Maksudnya mereka tahu, bagi yang sudah beres maka diajak melakukan praktik ilmu lainnya.

Ada lagi yang keren dengan sistem belajar ini. Kami dibagi menjadi beberapa kelompok, dan tugas kamiyang katanya sudah kelar duluan itubelum kelar ternyata.

Kami harus membantu teman sekelompok dalam menyelesaikan PR kode-kodean itu. Artinya aku nggak nganggur 'kan? Dengan begini ilmu yang sempat berhasil itu diuji langsung. Makin mantap, insyaAllah.

Aku bertanya pada teman sekelompokku, namanya Mbak Bening Pertiwi, bagaimana kelas blogger ini menurutnya.

"Rasanya nano-nano, bikin pusing dan meriang. Pas baru masuk, liat chat + penjelasan udah ratusan, ngeri sendiri. Soalnya saya belajarnya lambat, belum seterampil yang lain. Tapi kalo berhasil utak-atiknya, seneng juga." Mbak Bening menjawab dengan ekspresi beragam.

"Tugas yang paling bikin dag-dig-dug yang mana nih?" tanyaku lagi.

"Yang mana ya? baru dua tugas ya. Kayaknya tugas dua deh, soalnya harus bongkar-bongkar html. Selama ini saya takut kalau harus otak-atik ini, takut salah dan ngerusak blog."

Bener banget, itu juga yang kurasakan selama ini. Takut keliru, soalnya nggak punya ilmunya. Menurutku kelas ini benar-benar keren. Emak-emak sepertiku yang buta ilmu html bisa ikutan bergabung. Kisah lengkap Mbak Bening dalam Kelas Blogger BRT Network Mbak Bening

Alhamdulillah belum kena eliminasi, harapannya sih bisa ikut semua materi. Semoga kawan-kawan nanti bisa terus saling bantu seperti ini ya.

Terima kasih Coach, kemarin ditanya, coach mana yang paling mengesankan. Coach Zen-lah secara blog-ku platform blogspot. Terima kasih ya Coach sudah menjawab semua pertanyaanku. Ayo ajari aku bikin TOC yang kemarin dari Mbak Marita gagal kupasang.

Kamu punya pengalaman yang bikin mual kayak ceritaku ini nggak? Yuk ceritain di kolom komentar, kita release penat sama-sama. Kalau mau tahu tentang SEO, baiknya next time ikutan kelas blogger BRT Network saja, jangan tanya saya, masih cetek ilmunya.

10 komentar:

  1. ya ampun sampe bikin ngebul ya kelasnya? hihihi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya Mas Priyo, ini pengalaman pertama yang sangat nganu untuk dilupakan. Tapi seru sekali. Detik ini aku masih penasaran buat otak-atik. Haha, tapi kayanya kudu belajar kode-kode dulu biar nggak asal hapus.

      Hapus
  2. Kolom komentarnya nggak bisa diakses kalau lewat ponsel kenapa ya? Ini aku nyoba komentar dari pc

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya hehehe, ini kayanya efek dari kurangnya ilmu, tapi nekat ngoprek html.

      Hapus
  3. tapi pusing dan nganu-nya terbayar kalau tugasnya bisa diselesaikan ya, mbak. ayok, semangat terus. semoga bisa ikut sampai akhir

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul banget Mbak Bening. Aamiin semoga kita aman-aman aja ya.

      Hapus
  4. sama banget Mba yg dirasain, tpi bersyukur jdi banyak tau dan bisa ngebenerin blog kita ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya Mbak, hihi. Newbie merasa amazing, ternyata ada banyak ilmu baru yang menarik banget.

      Hapus
  5. ikutan kelas BRT Network jadi semangat ngoprek ya Mbak biar tau dalaman blog sendiri dan biar optimasi Blog juga. Berasa nostalgia zaman kuliah dan seruu di tengah hectic tugas ada temen-temen yang bisa saling bantu dan menguatkan. Semangat selalu Mbak

    BalasHapus
  6. Aduh mba kukira km ketiduran sampai gosong masakannya.. ternyata rambut gara2 panas di kepala.. tetap semangat ya mba..

    BalasHapus