BLANTERORBITv102

    Istana Pasir di Pulau Cahaya

    Senin, 03 Agustus 2020
    Sahabat Lantana Ungu,

    Pada kesempatan kali ini Emak murojaah ilmu dan mengerjakan tugas wahana istana pasir.

    Sebagai calon mahasiswa Bunda Sayang di Institute Ibu Profesional ada tugas pertama yang harus dikerjakan.

    Ceritanya calon mahasiswa diajak berpetualang ke pulau cahaya. Sampai di pesisir pantai pulau cahaya ada permainan yang harus diselesaikan agar bisa melanjutkan petualangan seru di Pulau Cahaya.

    Petualangan pertama kami adalah menyerang negara api, #eh salah. Petualangan pertama kita adalah bermain di wahana istana pasir.

    Tujuan yang ingin di capai ketika nanti usai bertualang ke pulau cahaya adalah agar diri mendapatkan ilmu yang mumpuni dalam mengolah sabar. Bersabar sebagai Ibu, menunjukkan kasih sayang kepada anak secara benar, dan tidak bisa salah arah.


    Bagiku mengenalkan anak terhadap Sang Pencipta adalah poin pertama sebelum diperkenalkan pada ilmu duniawi. Sebab menurutku dengan mencintai Allah, mengenal penciptanya, akan menumbuhkan rasa takzim dalam hatinya.

    Sehingga lebih mudah mengajak anak untuk berbakti kepada orang tua, karena hal itu menjadi salah satu perintah-Nya.

    Jadi apa saja yang harus aku lewati untuk menjadi Ibu yang sabar?
    • Terus menuntut Ilmu
    • Membekali diri dengan pengetahuan tentang parenting
    • Memahami tahap tumbuh kembang anak, dan kemampuan berpikirnya
    • Menyeleksi bakat minat anak
    • Pantang menyerah
    Lima aspek di atas adalah hal yang harus dikerjakan. Dengan menuntut ilmu, seorang Ibu menjadi berwawasan luas. Ilmu parenting akan membuat ibu memiliki jurus jitu dalam menghadapi tingkah laku Ananda.

    Memahami tahap perkembangan anak, bagiku ini penting untuk evaluasi, apakah anakku sudah masuk dalam kriteria perkembangan yang bagus. Atau masih membutuhkan stimulasi kegiatan untuk menyokong perkembangannya secara optimal.


    Menyeleksi bakat dan minat, hal ini kunci kebahagian baik bagi ibu atau pun anak. Memberikan aktifitas sesuai bakat dan minat tentu akan membuat semangat belajar anak meningkat, dan tingkat stress ibu menurun. Sama-sama bahagia melihat hasil anak yang memuaskan. Membentuk anak sesuai misi spesifik yang Allah titipkan pada diri Ananda.

    Pantang menyerah, apabila dalam menemukan bakat minatnya tidak mudah. Maka diperlukan mental pantang menyerah.  Aktivitas harus beragam untuk Ananda dan rajin mengevaluasi, rajin menumbuhkan semangat.

    Inilah tujuan yang ingin dicapai oleh Emak Sukma Meganingrum, calon Mahasiswi Bunda Sayang Batch 6 dari IP Bekasi.


    Author

    Sukma (lantanaungu.com)

    Lantana Ungu adalah seorang Ibu dengan dua orang putri, menyukai dunia literasi dan berkebun. Memiliki 11 karya antologi dan sedang ikut serta dalam beberapa proyek buku antologi. Sangat tertarik dengan dunia parenting, terutama parenting Islami. Email: sukmameganingrum@gmail.com

    1. IONQQ menyediakan pelayanan terbaik dan bisa di percaya
      ayo segera bergabung bersama kami
      WA : +855 1537 3217

      BalasHapus