BLANTERORBITv102

    Perlengkapan Mendaki Gunung Untuk Pemula

    Selasa, 18 Juni 2019
    Hai kawan 😍😍😍
    Gambar dari pixabay

    Siapa diantara kalian para wanita yang suka mendaki gunung? Kita toss dulu kalau begitu. Mendaki gunung adalah salah satu kegiatan positif yang sempat menjadi kegemaran saya. E tapi kalau kata emak saya itu lebih banyak mudharatnya dari manfaatnya. Jadi terserah mau yang mana, saya badung sih (ngaku).

    Mendaki gunung itu diperlukan stamina yang kuat. Teringat saat pertama kalinya naik gunung. Tidak sampai puncak, ketemu hujan dan badai lalu kita nge-camp di pos III gunung Merbabu. Dan sampai rumah badan terasa remuk redam, terutama pas bangun tidur paha terasa berat.

    Itu karena zaman itu saya kurang persiapan, apa-apa tidak bawa, cuma makanan. Dan lagi saya salah kostum, pakai celana berbahan jeans yang ternyata ketika dalam ketinggian, menyerap dingin. Brrr!

    Tapi saya tidak lantas kapok malah semakin besar rasa penasaran saya, kuat gak ya sampai puncak? Yang terpenting adalah mengumpulkan tekad untuk sampai puncak. Serta selektif memilih rekan, hanya berpartner dengan yang mau sampai puncak. Hihihi, say no to camp! Meskipun tenda tetap bawa hanya untuk beristirahat menanti pagi.

    Kalau bisa sampai puncak itu puasnya minta ampun. Saya suka, saya suka (gaya mei-mei). Agar perjalanan mendaki gunung lancar tanpa hambatan. Perlu disiapkan logistiknya yuk intip apa saja yang musti dibawa.

    Gambar dari pixabay


    1. Tas Carrier/Ransel/Tas Gunung

    Tas gunung atau ransel juga boleh, lebih enak pakai tas gunung karena muat banyak dan ada tempat untuk meletakkan beberapa perlengkapan seperti matras. Ukuran mulai dari kecil hingga yang besar.

    2. Senter

    Bagi saya senter ini sangat penting jangan mengandalkan rekan, ini kebutuhan individu. Harus bawa sendiri dan jangan lupa bawa cadangan batu baterai ya kawan, karena di gunung tidak ada warung.

    3. Logistik atau Makanan

    Siapkan makanan yang berkalori dan berkarbohidrat, karena mendaki gunung sangat melelahkan, dibutuhkan banyak stamina. Biasanya saya membawa susu uht, cokelat, mie instan dan telur, roti, biskuit, dan juga air putih yang banyak.

    4. Tenda atau Dom

    Ini sih bisa perkelompok, tidak perlu bawa banyak. Selain untuk beristirahat, menyimpan tas, juga digunakan untuk berteduh jika hujan deras. Tenda atau dom ini tidak harus memiliki, bisa kita sewa. Dan ukurannya juga bervariasi

    5. Peralatan Memasak

    Yang bisa dibawa untuk keperluan memasak adalah kompor spirtus, dan juga panci. Bisa digunakan untuk memasak mie instan juga menyeduh kopi atau teh. Air mendidih pun dalam sekejap berubah menjadi hangat, cocok untuk menghangatkan badan. Mie instan ini hukumnya wajib, untuk menghangatkan tubuh, dan rasanya yang enak, menjadi super mewah ketika dipuncak.

    O iya tips nih, kalau nyeduh mie instan di puncak, lebih cepat matang jika air panas dimasukkan ke dalam kemasan plastik lalu diikat pake karet. Baru kemudian dituang ke dalam mangkuk untuk dibumbui.

    Jangan lupa sampahnya dimasukkan kantong plastik untuk dibawa pulang.

    6. Peralatan Makan

    Mangkok stainlis steel bisa jadi pilihan, agar tidak penyok atau pecah. Juga sendok dan garpu. Kalau sampai lupa alamat makan terakhir,pinjam punya teman. 😂

    7. Pisau dan Gunting

    Dua alat ini harus dibawa, ini penting untuk beberapa keperluan. Misal saat mendirikan tenda, saat memasak, serta untuk jaga-jaga saat terluka untuk menggunting perban dan plester.

    8. Matras & Sleeping Bag 

    Ini untuk kenyamanan ketika tidur guys. Agar tidak langsung tidur di atas tanah, menghindari digigit serangga dan akan membuat badan lebih hangat. Jika tidak memiliki sleeping bag, bisa membawa sarung atau selimut, hihihi gak profesional tapi bisa sebagai solusi.

    9. Jaket dan Sandal Gunung

    Jaket yang digunakan sebaiknya yang tidak menyerap dingin, berbahan parasut. Atau bisa juga mengenakan jaket rain coat. Selain menghalau udara dingin juga efektif  ketika tiba-tiba turun hujan. Kebayang kan betapa berapa senti jarak antara awan hujan dan kepala. Hujan di puncak serasa dilempari air, berasa banget ke muka dan kepala.

    Sandal gunung juga bagus dikenakan, karena perjalanan yang terjal. Bisa juga dengan sepatu, kalau perlu membawa keduanya agar lebih afdol. Bisa kok memakai sandal jepit merk sw***ow itu. Jangan lupa kaos kaki, kupluk, masker.

    10. Kamera

    Ini harus ya guys. Haruuus banget karena pemandangan di sana indah banget. Bisa untuk selfi-selfi dan untuk mengabadikan momen. Pemandangannya saja ga usah ada orang yang bergaya juga sudah mengesankan.

    11. P3K

    Obat-obatan harus dibawa serta. Obat sakit kepala seperti paracetamol, obat nyeri seperti asam mefenamat, counterpain salep, obat luka, perban serta plaster. Perlengkapan ini hampir tidak pernah terpakai namun saya selalu membawa. Yang sering terpakai adalah minyak angin, untuk menggosok perut, tangan dan kaki. Dan juga salon pas.

    Sekian selamat bersenang-senang dengan mendaki gunung ya guys. Sampai ketemu dengan cerita yang lainnya.

    Author

    Sukma (lantanaungu.com)

    Lantana Ungu adalah seorang Ibu dengan dua orang putri, menyukai dunia literasi dan berkebun. Memiliki 11 karya antologi dan sedang ikut serta dalam beberapa proyek buku antologi. Sangat tertarik dengan dunia parenting, terutama parenting Islami. Email: sukmameganingrum@gmail.com