Senin, 08 Juli 2019

Lelah Meraih Renjana [PUISI]

Bismillahirrahmanirrahim ... beberapa tahun lalu, kerjaan saya adalah pergi ke peyewaan buku bersama teman-teman. Menyewa buku kesukaan masing-masing. Nantinya setelah selesai baca, tukar-tukaran. Sebelum waktunya mengembalikan buku. Lelah Meraih Renjana [Puisi]
Lelah Meraih Renjana


Jadi kangen sama teman-teman. Sekarang mau nulis apa ya?
Puisi ajalah ya  ....

Lelah Meraih Renjana
Karya : Lantana Ungu

Kutatap kerlap-kerlip langit
Berharap ada bahagia menyelusup relung hati
Tubuhku terasa remuk redam
Penat menjajah tubuhku

Kerlip bintang menghiasi langit
Namun bahagia tak jua datang padaku
Gontai langkahku
Pucat pasi wajahku

Bukan kerlip bintang yang keliru
Hatiku bergeming tawar terasa
Jiwaku yang terlunta
Hingga raga tiada berdaya

Lihat aku wahai kekasih
Palingkan wajahmu padaku
Semaikan kembali putik-putik bahagia
Jiwaku terkungkung nestapa

Lama sudah engkau membisu
Meruntuhkan segala harapan dan cinta
Raih kepingan hatiku wahai kekasih
Rekatkan hingga berwujud

Lelah ...
Kalah ...

Lihat aku wahai kekasih
Biarkan binar matamu cerahkanku
Gelisah tak lagi terbendung
Nelangsa tak tertahan

Remuk redam hatiku
Sadari tiada lagi hati untuku pulang
Ia tak hilang namun tertutup rapat
Ia ada namun tiada bagiku

Lelahku berujung luka
Tatkala tiada lagi renjana dalam kalbumu
Tiada lagi suka cita
Sirna asa tinggalkan luka

Bekasi, 8 Juli 2019 (23:22 WIB)


Oke gaes, see you, dengan puisi patah hati lainnya. Biarkan yang muda yang bercinta. Ahay, yang udah tua tunggu puber kedua. 😁😁😁


0 comments:

Posting Komentar